You are currently browsing the category archive for the ‘Serba 10’ category.

Rasulullah saw bersabda :

“hendaklah kalian selalu bersiwak, karena dalam bersiwak itu ada sepuluh perkara terpuji, yaitu :

  1. dapat membersihkan mulut
  2. membuat Allah ridha
  3. membuat setan marah
  4. dicintai Allah dan malaikat pencatat amal
  5. dapat menguatkan gusi
  6. dapat menghilangkan lendir (pada tenggorokan)
  7. dapat menyegarkan nafas
  8. dapat membersihkan cairan yang tidak berguna
  9. dapat menguatkan (pandangan) mata, dan
  10. dapat menghilangkan bau busuk (di mulut)

dan siwak termasuk Sunnahku.”

Rasulullah saw juga senantiasa bersiwak. Beliau bersabda :

“shalat dengan bersiwak itu lebih utama daripada 70 shalat tanpa bersiwak (lebih dahulu).”

Rasulullah saw bersabda :

“barang siapa banyak tertawa, maka dia akan disiksa dengan sepuluh macam siksaan, yaitu :

  1. hatinya mati
  2. kehilangan wibawa
  3. disenangi setan
  4. tidak disukai Allah
  5. akan menemui hisab yang berat (sulit) pada hari kiamat
  6. Nabi saw akan berpaling darinya pada hari kiamat
  7. malaikat pada mengutuknya
  8. penghuni langit dan bumi membenci dirinya
  9. dia akan lupa segalanya, dan
  10. segala aibnya akan dibeberkan pada hari kiamat.

Anas bin Malik ra berkata :

  1. “wahai anak Adam, kalian berjalan di atas punggungku, sedangkan tempat kembali kalian adalah di dalam perutku
  2. kalian berbuat dosa di atas punggungku, sedangkan kalian akan disiksa di dalam perutku
  3. kalian tertawa di atas punggungku, padahal kalian akan menangis di dalam perutku
  4. kalian bergembira di atas punggungku, tetapi kalian akan bersedih di dalam perutku
  5. kalian mengumpul-ngumpulkan harta di atas punggungku,sedangkan kalian akan menyesalinya di dalam perutku
  6. kalian memakan barang yang haram di atas punggungku, sedangakn belatung akan memakan tubuhmu di dalam perutku
  7. kalian bersikap sombong di atas punggungku, sedangkan kalian akan menjadi hina di dalam perutku
  8. kalian bisa berjalan bersuka ria di atas punggungku, sedangkan kalian akan sedih di dalam perutku
  9. kalian bisa berjalan di bawah cahaya matahari, bulan, dan lampu di atas punggungku, sedangkan kalian akan berada dalam kegelapan di dalam perutku
  10. kalian bisa berkumpul-kumpul di atas punggungku, sedangkan kalian akan tinggal sendirian di dalam perutku.

Ulama ahli bijak berkata : “orang yang berakal ketika bertobat hendaknya mengerjakan sepuluh perkara, yaitu :

  1. lisannya membaca istighfar
  2. hatinya menyesa;idosa yang telah dikerjakan
  3. raganya meninggalkan segala bentuk perbuatan dosa tersebut
  4. berjanji untuk tidak mengulangi perbuatan dosanya untuk selamanya
  5. mencintai dan mengutamakan akhirat
  6. tidak cinta duniawi
  7. sedikit bicara
  8. sedikit makan dan minum
  9. tekun dalam mendalami ilmu dan beribadah, dan
  10. sedikit tidur

Luqman pernah berkata kepada anaknya (yang bernama Tsaron) : “Wahai anakku, hikmah itu adalah engkau melakukan sepuluh hal, yaitu :

  1. menghidupkan hati yang mati
  2. bergaul dengan orang-orang miskin
  3. tidak terlalu denkat dengan penguasa
  4. memulikan orang yangh disia-siakan
  5. memerdekakan hamba sahaya
  6. melindungi tamu
  7. menolong orang fakir
  8. memuliakan orang yang berhak dimuliakan
  9. menghormati orang yang berhak dihormati
  10. (poin ke 10 dalam teks aslinya tidak ada, edt.)

Abu Fadhl  berkata : “Allah memberi nama Al-Qur’an dengan sepuluh macam nama, yaitu :

  1. Al-Qur’an
  2. Al-Furqan
  3. Al-Kitab
  4. At-Tanzil
  5. Al-Huda
  6. An-Nur
  7. Ar-Rahmah
  8. Asy-Syifa’
  9. Ar-Ruh, dan
  10. Adz-Dzikr

Rasulullah saw bersabda :

“kesentosaan (orang beriman) itu ada sepuluh macam, lima diberikan di dunia dan lima lagi diberikan di akhirat. Adapun yang diberikan di dunia adalah :

  1. memiliki ilmu
  2. bisa beibadah
  3. memperoleh rizki yang halal
  4. sabar ketika menerima musibah, dan
  5. bisa mensyukuri nikmat Allah

adapun lima macam kesentosaan yang diberikan di akhirat adalah :

  1. Malaikat Izrail datang kepadanya dengan kasih sayang dan lembut (sewaktu mencabut ruhnya)
  2. Malaikat munkar dan Nakir tidak akan mengejutkan dan membentak dirinya dalam pertanyaan kuburnya
  3. dia akan merasa aman dari ketakutan yang mahadahsyat
  4. ketika segala keburukannya dihapus dan diterima segala amal shalihnya, dan
  5. ketika melintasi shirat bagaikan kilat sehingga bisa masuk surga dengan selamat.”

Ulama ahli bijak berkata : “ada sepuluh sifat yang dibenci Allah, yang timbul dari sepuluh macam orang, yaitu :

  1. sifat bakhil yang timbulndari orang kaya
  2. kesombongan yang timbul dari orang fakir
  3. ketamakan yang timbul dari ulama
  4. tidak punya rasa malu yang timbul dari kaum wanita
  5. cinta keduniaan yang timbul dari kakek-kakek
  6. kemalasan yang timbul dari kaum remaja
  7. kelaliman yang timbul dari para penguasa
  8. pengecut yang timbul dari pasukan perang
  9. ujub yang timbul dari kalangan orang-orang zuhud, dan
  10. riya’ yang timbul dari kalangan ahli ibadah.”

Yahya bin Mu’adz Ar-Razi pernah melihat seorang ulama ahli fiqih yang cinta duniawi, maka ia berkata kepadanya : “Wahai orang yang berilmu dan yang paham tentang As-Sunnah,

  1. gedungmu yang besar ini bagaikan istana kaisar Romawi
  2. keindahan rumahmu bagaikan istana raja Persia
  3. tempat tinggalmu bagaikan tempat tinggal Qarun
  4. pintu rumahmu tinggi bagaikan pintu rumah kaum raja Thalut
  5. pakaianmu bagaikan pakaian raja Jalut
  6. jalan pikiranmu bagaikan jalannya para setan
  7. properti milikmu bagaikan milik Marwan bin Hakam (raja Syam)
  8. kekuasaanmu bagaikan kekuasaan Fir’aun
  9. hakim-hakimmu pada zhalim, suka menerima suap, dan suka berkhianat
  10. para pemimpinmu adalah orang-orang bodoh, maka dari itu di manakah jalan hidup yang telah dicontohkan oleh Muhammad saw ?

Rasulullah saw bersabda :

  1. “tiada seorang hamba yang berada di langit atau di bumi menjadi seorang mukmin sejati sehingga ia menjadi seorang yang berlaku lemah-lembut
  2. tidaklah dia menjadi seorang yang benar-benar berlaku lemah lembut hingga ia menjadi seorang muslim
  3. tidaklah dia menjadi seorang muslim sejati hingga manusia lain merasa aman dari gangguan tangan dan lisannya
  4. tidaklah dia menjadi seorang muslim sejati hingga dia menjadi seorang ‘alim
  5. tidaklah dia menjadi seorang ‘alim sejati hingga dia mengamalkan ilmunya
  6. tidaklah dia disebut mengamalkan ilmunya hingga menjadi seorang yang zuhud
  7. tidaklah ia menjadi seorang yang zuhud hingga ia menjadi seorang yang wara’
  8. tidaklah dia menjadi seorang yang wara’  hingga dia menjadi seorang yang tawadhu’
  9. tidaklah dia disebut bersikap tawadhu’hingga dia mengetahui betul siapa dirinya
  10. tidaklah dia bisa betul-betul mengetahui dirinya hingga dia ‘cerdas’ dalam berbicara.”

Categories

Blog Stats

  • 14,342 hits

Visitor Location

Sejarah Hidup Muhammad SAW

Taman Buku

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.