Hargailah segala sesuatu yang masih kau miliki sebelum ia hilang darimu, dan kau akhirnya menyadari betapa berharga semua itu bagimu.

 Kehidupan hanya dapat dipahami dengan mundur kebelakang, tapi harus dijalani dengan maju kedepan.

 Segala sesuatu dalam kehidupan sifatnya sementara:

  1. bila berjalan dengan baik, nikmatilah, karena hal itu tidak akan berlangsung selamanya.
  2. bila tidak berjalan dengan baik, jangan khawatir, karena hal itu juga tidak akan berlangsung selamanya.

Nasib bukanlah merupakan persoalan kesempatan, tapi merupakan pilihan, yakni bukan sesuatu yang harus ditunggu, tetapi sesuatu yang harus diupayakan.

 Perjalanan ribuan mil dimulai dengan satu langkah.

 Jangan menyeberang jembatan tanpa memiliki kemampuan berenang.

Bila kau tidak dapat menambah umur dalam kehidupanmu, tambahlah kehidupan dalam umurmu.

Cara pembalasan yang paling setimpal adalah dengan melupakan kesalahan orang lain.

Berilah makan keyakinanmu niscaya keraguanmu akan mati kelaparan.

Bila kau tak bisa menciptakan jagad raya ini dalam 5 hari, mungkin memberikan “saran” kepada Tuhan bukanlah suatu gagasan yang baik.

Kesedihan melihat kebelakang, kegelisahan melihat ke sekeliling, dan keyakinan melihat ke atas.

Perkawinan yang berhasil bukanlah mencari pribadi yang tepat, tapi menjadi pribadi yang tepat.

Lidah pasti berat timbangannya, karena hanya segelintir orang yang mampu menahannya.

Memaafkan adalah seperti membebaskan pesakitan dari penjara, dankemudian menyadari bahwa si pesakitan itu ternyata adalah kau sendiri.