Dahulu kala, di sebuah desa kecil yang terpencil, ada sebuah rumah yang dikenal dengan nama Rumah Seribu Cermin.

Seekor anjing kecil yang bahagia mengetahui rumah itu dan berniat untuk mengunjunginya. Sesampainya di sana, ia melompat dengan ceria, menaiki tangga rumah itu lalu masuk melalui pintu muka. Ia melihat ke dalam rumah, telinganya terangkat tinggi; ekornya dikibas-kibaskan secepat mungkin. Betapa terkejutnya, dalam rumah itu ia melihat seribu anjing ceria dengan ekor yang dikibas-ibaskan secepat kibasannya. Ia tersenyum lebar, dan senyumannya segera disambut hangat dengan 1000 senyuman lebar yang bersahabat. Ketika meninggalkan rumah itu, ia berkata dalam hati, “Tempat ini sangat mengagumkan! Aku akan mengunjunginnya sesering mungkin.”

Di desa itu juga, ada seekor anjing kecil lain yang tidak sebahagia anjing yang pertama. Ia berniat mengunjungi rumah itu. Dengan perlahan ia menaiki tangga rumah. Kepalanya merunduk rendah ketika melihat ke dalam rumah. Di dalamnya ia melihat 1000 wajah tak ramah yang menatapnya. Ia menggeram kepada mereka, dan geramannya dibalas oleh seribu geraman yang menakutkannya. Ia lalu meninggalkan rumah itu sambil berkata dalam hati, “Tempat itu sangat menakutkan, aku takkan pernah mau pergi lagi ke situ.”

*****

Semua wajah di dunia ini adalah cermin wajah kita sendiri. Bagaimanakah keadaan wajah orang-orang yang kau temui ? (Japanese Folktale)