Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-Ash., dari Nabi saw. beliau bersabda : “Yang dimaksud penyambung hubungan kekeluargaan, bukan sekedar mengimbangi kebajikan sanak keluarga, Tetapi Penyambung hubungan kekeluargaan” adalah orang ketika ada sanak keluarga yang memutuskan hubungan dengannya, maka ia mau menyambungnya.”

 

(HR. Bukhari)

 (Sumber : Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam Nawawi Bab Berbuat Baik Kedua Orang Tua dan Bersilaturahim)