Dari Ibnu Mas’ud r.a. bahwasanya ada seorang laki-laki mencium seorang perempuan kemudian ia datang kepada Nabi saw. dan menceritakan apa yang diperbuatnya, lantas Allah ta’ala menurunkan ayat  : “Aqimish shalaata tharafayin nahaari wazulafam minallaili innal hasanaati yudzhibnas sayyiaat” (Dan dirikanlah shalat pada waktu pagi dan sore serta sebahgian dari waktu malam karena sesungguhnya kebaikan itu dapat menghapus dosa-dosa). Orang laki-laki itu bertanya : “Apakah ini khusus untuk diri saya?” Beliau menjawab : “Untuk semua ummatku tanpa kecuali”

 

[H.R.Bukhari dan Muslim]