Apa itu Al-GHASSAQ ? Ini Minuman Segar Tapi Gak bakal menyegarkan…

Menurut Ibnu ‘Abbas, al-ghassaq adalah cairan yang mengalir dari antara kulit orang kafir dan dagingnya. Masih menurut Ibnu ‘Abbas, ”Al-Ghassaq adalah air yang sangat dingin yang dinginnya sanggup membakar sesuatu.”

Menurut Abdullah bin ‘Amr, al-ghassaq adalah air nanah yang sangat yang sangat berbau busuk. Seandainya satu tetes dari nanah tadi ditumpahkan di barat, bau busuknya akan sampai kepada orang yang di timur. Sekiranya air nanah itu dituangkan di timur, orang yang tinggal di barat akan mencium baunya.

Menurut Mujahid, al-ghassaq adalah air yang dinginnya tidak dapat tertahan lagi.

Menurut ‘Athiah, al-ghasaaq adalah cairan yang mengalir dari kulit mereka.

Menurut Ka’ab, al-ghassaq adalah air mata di dalam Jahanam yang mengalir kepadanya air panas. Di dalamnya terdapat ular-ular dan kalajengking dan lainnya. Ketika penghuni neraka ditenggelamkan padanya, terkelupaslah daging dan kulitnya dan bergelantungan di tumit kakinya. Kulit dan dagingnya lepas sebagaimana seseorang melepaskan pakaiannya.

Menurut As-Sadi, al-ghassaq adalah air mata yang mengalir dari mata mereka. Mereka diberi minum dengannya beserta air panas.

Darraj meriwayatkan dari Abu Haitsam, dari Abu Sa’id, dari Nabi SAW., beliau bersabda, ”Seumpama setimba al-ghassaq dituangkan di dunia, niscaya penduduk bumi mencium bau busuk.” (H.R. Imama Ahmad, At-Turmidzi dan Hakim)

Bilal bin Sa’id berkata, ”Seandainya setimba al-ghassaq disimpan di atas muka bumi, semua yang ada di atasnya akan mati.” Ia pun berkata, ”Seandainya setetes al-ghassaq disimpan di atas muka bumi, niscaya penghuni bumi akan mencium bau busuk.” (H.R. Abu Naim)

Ibnu Abbas, dalam riwayatnya, dan Majahid telah menjelaskan: Al-Ghassaq yang dimaksud pada ayat ini adalah air yang sangat dingin, sebagaimana ditunjukkan firman ALLAH SWT:

”Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapatkan) minuman, selain air yang mendidih dan nanah.” (Q.S. An-Naba’ [78]: 24-25)