You are currently browsing the category archive for the ‘Serba 03’ category.

Dikisahkan bahwa shalih Al-Marqady ra pernah melewati sebuah kampung, kemudian ia berkata: ”Wahai kampung, kemana pendudukmu yang dahulu pernah menghuni dan memakmurkanmu? Sekarang mereka berada dimana?”

Tiba-tiba ia mendengar suara yang tanpa rupa menjawab:

  1. ”Bekas peninggalan mereka telah tiada.;
  2. tubuh mereka telah hancur dimakan tanah;
  3. hanya  amal perbuatan mereka yang masih ada, membebani mereka di alam baka.”
Advertisements

’Abdullah bin Mas’ud ra berkata:

  1. ”Laksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadamu, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling baik ibadahnya.
  2. Jauhilah apa yang telah dilarang oleh Allah, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling zuhud.
  3. terimalah dengan ridha rizki yang diberikan Allah kepadamu, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling kaya.”

Allah telah memberikan wahyu kepada sebagian para Nabi-Nya sebagai berikut:

  1. ”Barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa rindu bersua dengan-Ku, niscaya Kumasukkan dia kedalam surga-Ku.
  2. barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa takut kepada-Ku, niscaya Kujauhkan dia dari neraka-Ku.
  3. barang siapa menghadap kepada-Ku dengan rasa malu, niscaya kubuat lupa para malaikat-Ku untuk mencatat dosa-dosanya.”

Disebutkan dalam suatu riwayat bahwa pada suatu hari Nabi s.a.w menemui para sahabat, lalu bertanya: ”Bagaimana keadaan kalian ketika memasuki pagi hari?” Mereka menjawab: ”Kami berada dalam keadaan beriman kepada Allah.” Beliau bertanya: ”Apakah tanda-tanda keimanan kalian?” Mereka menjawab:

  1. ”Kami bersabar terhadap musibah,
  2. besyukur atas nikmat kelapangan,
  3. dan menerima semua ketetapan Allah.”

”Beliau bersabda: ”Kalau begitu, kalian benar-benar orang mukmin, demi Tuhan pemilik Ka’bah.”

Rasulullah s.a.w. bersabda:

”Barang siapa meninggalkan kehinaan, lalu melaksanakan kemuliaan, maka:

  1. Allah akan memberikan kecukupan kepadanya meskipun tanpa harta;
  2. Allah akan memberikan kekuatan kepadanya tanpa disertai tentara; dan
  3. Allah kan mengalahkan musuhnya bukan dengan pasukan.”

Allah berfirman kepada nabi ’Uzair:

”Wahai ’Uzair,

  1. jika engkau melakukan dosa kecil, maka jangan melihat kecilnya dosa, tapi lihatlah pada Dzat yang kau durhakai.
  2. jika engkau memperoleh kebaikan sedikit, maka janganlah engkau melihat kecilnya kebaikan, tapi lihatlah kepada Dzat yang telah memberikan rizqi itu kepadamu.
  3. jika engkau tertimpa musibah, maka janganlah engkau mengadukan Aku kepada makhluk-Ku, sebab Aku tidak pernah mengadukanmu kepada para malaikat-Ku ketika engkau berbuat maksiat kepada-Ku.”

Ali ra pernah berkata:

  1. ”jadilah manusia paling baik di sisi Allah.
  2. jadilah manusia paling buruk dalam pandangan dirimu.
  3. jadilah manusia biasa di hadapan orang lain.”

Ali ra pernah mengatakan: ”Barang siapa yang tidak memiliki

  1. sunnatullah;
  2. sunnah rasul-Nya; dan
  3. sunnah para wali,

maka dia tidak punya kebaikan sedikitpun.”

Ali ra juga mengatakan: ”orang-orang sebelum kami juga biasa saling mengingatkan dan berkirim surat dengan tiga hal berikut ini:

  1. barang siapa beramal untuk kepentingan akhiratnya, maka Allah akan memelihara urusan agama dan dunianya.
  2. barang siapa yang baik batinnya, maka Allah akan memperbaiki lahirnya.
  3. barang siapa yang ikhlas amal ibadahnya kepada Allah, maka Allah akan menjamin kebaikan hubungan antara dia dan sesama manusia.”

”Meskipun engkau mengumpulkan ilmu yang banyak, niscaya ilmu itu tidak akan memberi manfaat bagimu, kecuali engkau mengerjakan tiga hal berikut:

  1. jangan engkau mencintai dunia, karena dunia bukan tempat orang-orang beriman menerima pahala-Nya.
  2. jangan berteman dengan setan, karena setan bukan teman-teman orang yang beriman.
  3. jangan mengganggu seseorang, karena mengganggu orang lain bukanlah pekerjaan orang-orang yang beriman.”

Hasan Al-basri ra, seorang tokoh tabi’in berkata:

  1. ”Orang yang tidak punya etika adalah orang yang tak berilmu.
  2. orang yang tidak punya kesabaran menanngung derita menjauhi kedurhakaan dan beratnya menunaikan kewajiban adalah orang yang tidak beragama.
  3. orang yang tidak punya sifat wara’ (keapikan) orang yang tidak punya kedudukan yang dekat disisi Allah.”

yang dimaksudkan dengan sifat wara’ adalah menjauhi sesuatu yang haram dan syubhat.

Categories

Blog Stats

  • 48,705 hits

Visitor Location

Archives

Sejarah Hidup Muhammad SAW

Taman Buku