You are currently browsing the category archive for the ‘Serba 06’ category.

Hasan Basri berkata :

  1. “jika tidak ada wali abdal, maka bumi danseluruh isinya akan tenggelam
  2. jika tidak ada orang-orang shalih, maka orang yang ahli maksiat akan celaka
  3. jika tidak ada ulama, maka tingkah laku manusia seperti binatang
  4. jika tidak ada penguasa, maka sebagian manusia akan membinasakan yang lain
  5. jika tidak ada orang bodoh, maka dunia ini akan tersa sepi
  6. jika tidak ada angin, maka segala sesuatu akan berbau busuk.”

Wali abdal adalah wali yang selalu ada keberadaannya di dunia hingga akhir zaman; jika salah seorang dari mereka meninggal, maka kedudukannya akan diganti dengan wali yang baru.

Bazar Jamhar berkata : “ada enam hal yang dapat menyamai kenikmatan duniawi, yaitu :

  1. makanan yang lezat
  2. anak yang shalih
  3. istri shalihah yang taat
  4. perkataan yang dapat dipercaya
  5. akal yang sehat dan sempurna
  6. badan yang sehat

Berkaitan dengan akal, Nabi saw bersabda :

Setiap amal itu memiliki penyangga dan penyangga amal seseorang adalah akalnya.”

Yahya bin Mu’az Ar-Razi berkata :

  1. “ilmu itu pembimbing amal
  2. pemahaman itu wadahnya ilmu
  3. akal itu penuntunpada kebaikan
  4. hawa nafsu itu kendaraan dosa
  5. harta itu pakaian orang-orang yang takabbur
  6. dunia itu pasarnya akhirat

Rasulullah saw bersabda : “barang siapa mengambil dunia dengan cara yang halal, maka Allah pasti akan menghisabnya. Barang siapa mengambil dunia dengan cara yang haram, maka Allah pasti akan menyiksanya.” (HR Hakim)

‘Ali bin Abi Thalib ra berkata :

“Nikmat itu ada enam macam, yaitu :

  1. Islam
  2. Al-Qur’an
  3. Muhammad saw
  4. kesehatan
  5. tertutupnya aib
  6. tidak memerlukan bantuan orang lain

‘Ali ra berkata :

“Barang siapa mengumpulkan enam perkara, berarti ia telah berusaha meraih surga dan menjauhi neraka, yaitu :

  1. mengetahui Allah, kemudian menaati-Nya
  2. mengetahui setan, kemudian mendurhakainya
  3. mengetahui (kebahagiaan) akhirat, lalu berusaha mencarinya
  4. mengetahui dunia, kemudian meninggalkannya (kecuali sebatas untuk bekal kembali ke akhirat)
  5. mengetahui yang haq, lalu mengikutinya
  6. mengetahui yang bathil, lalu menjauhinya.”

‘Utsman bin ‘Affan ra berkata :

“seorang mukmin seharusnya takut kepada enam hal, yaitu :

  1. takut kepada Allah jangan-jangan Allah mencabut keimanannya (sewaktu naza’)
  2. takut kepada malaikat pencatat amal jangan-jangan mereka menulis amal kita dengan catatan yang sangat memalukan jika dibeberkan pada hari kiamat nanti
  3. takut kepada setan jangan-jangan para setan itu berhasil merusak amal yang kita kerjakan
  4. takut kepada Malaikat Izra’il jangan-jangan ia mencabut nyawa kita saat kita lupa kepada Allah
  5. takut kepada dunia jangan-jangan dunia itu membuat kita terlena sehingga kita melupakan urusan akhirat
  6. takut kepada keluarga sendiri jangan-jangan mereka telah menyibukkan kita untuk memenuhi urusan mereka, sehingga kita melupakan ketaaatan kepada Allah

‘Umarra berkata :

“Allah ta’ala menyembunyikan enam perkara dalam enam perkara yang lain, yaitu :

  1. Allah menyembunyikan keridhaan-Nya dalam ketaatan kepada-Nya
  2. Allah menyembunyikan murka-Nya dalam kemaksiatan seorang hamba-Nya
  3. Allah menyembunyikan Lailatul Qodar dalam Bulan Ramadhan
  4. Allah menyembunyikan para wali di antara manusia
  5. Allah menyembunyikan kematian dalam umur
  6. Allah menyembunyikan ‘ash-shalatul wustha’ (shalat yang paling utama) dalam shalat lima waktu.”

 Allah merahasiakan enam hal tersebut dalam enam hal yang lain maksudnya adalah :

  1. agar manusia bersungguh-sungguh dalam melaksanakan ketaatan kepada-Nya
  2. agar manusia mau menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan takut terjerumus ke dalamnya
  3. agar ada kesungguhan dalam ‘menghidupkan’ seluruh hari pada Bulan Ramadhan
  4. agar manusia mau menghormati setiap orang dan tidak meremehkannya
  5. agar manusia selalu mempersiapkan diri untuk menyambut kematiannya
  6. agar seorang muslim betul-betul memelihara semua shalat wajibnya

Abu Bakar Ash-Shiddiq ra berkata :

  1. “Iblis selalu berdiri di hadapanmu
  2. hawa nafsu (amarah) selalu berada di kananmu
  3. ambisi berada disebelah kirimu
  4. dunia selalu ada di belakangmu
  5. anggota badanmu ada di sekelilingmu, dan
  6. Allah Yang Mahaperkasa ada di atasmu.

Rasulullah saw bersabda :

“Ada enam golongan manusia yang aku kutuk dan Allah pun mengutuk mereka. Setiap nabi yang do’anya diijabahi juga mengutuk mereka. Mereka yang dikutuk itu adalah :

  1. orang yang menambah-nambahi (ayat) dalam kitab Allah ta’ala
  2. orang yang mendustakan ketentuan Allah
  3. penguasa yang otoriter, sehingga dia memuliakan orang yang dihinakan Allah danmenghinakan orang yang dimuliakan Allah
  4. orang yang menghalalkan perkara yang diharamkan Allah
  5. orang yang menghalalkan perbuatan yang telah diharamkan Allah terhadap ahli baitku, dan
  6. orang yang meninggalkan sunnahku.

Maka pada hari kiamat nanti Allah tidak akan melihat mereka dengan pandangan rahmat.” (HR Tirmidzi dan Hakim)

Rasulullah saw bersabda :

“Ada enam hal yang aneh di enam tempat, yaitu :

  1. masjid terasa aneh (asing) jika berada di tengah-tengah masyarakat yang tidak suka melakukan shalat di dalamnya.
  2. Mush-haf tersa aneh (asing) jika berada di rumah orang yang tidak suka membacanya.
  3. Al-Qur’an terasa aneh (asing) jika berada di hati orang fasiq.
  4. Wanita muslimah yang shalihah terasa aneh (asing) jika berada dalam kekuasaan suami yang zhalim, yang buruk akhlaqnya.
  5. Lelaki muslim yang shalih terasa aneh (asing) jika berada dalam kekuasaan wanita yang hina dan buruk akhlaqnya.
  6. Orang ‘alim terasa aneh (asing) jika berada di tengah-tengah masyarakat yang tidak mau mendengarkan nasihatnya.”

Categories

Blog Stats

  • 43,922 hits

Visitor Location

Archives

Sejarah Hidup Muhammad SAW

Taman Buku